2020 Kota Tanggerang

2020 Kota Tanggerang menargetkan Bebas Rumah tidak layak Huni

Artikel Arsitektur – Kebutuhan akan Rumah Tinggal kian hari kian meningkat. Kota Tangerang diberitakan optimis dapat mengatasi masalah perumahan bagi warganya.

“Setidaknya ada ribuan lebih rumah tak layak huni yang berada di Tangerang, Banten.”

Artikel Arsitektur_Kota Tangerang

Sebuah lembaga swadaya masyarakat menargetkan akan membebaskan lebih dari 1.000 rumah tak layak huni di Tangerang dalam delapan tahun ke depan.

Tommy Pacatang, Chief Operational Officer Habitat for Humanity mengatakan:

“Setidaknya ada 1.800 rumah tak layak huni yang berada Tangerang. Rumah-rumah tersebut dimiliki oleh masyarakat dengan penghasilan yang tak lebih dari Rp25.000 per hari.”

“Kalau di Desa Kedung Dalam sendiri ada sekitar 280 rumah yang tidak layak huni.” 

Artikel arsitektur_Habitat

Tommy melanjutkan, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak untuk dapat membenahi rumah-rumah tak layak huni tersebut. Dikatakannya dengan bantuan-bantuan mitra bisnis, Habitat optimistis dapat menyentuh rumah-rumah tersebut.

“Kami targetkan dapat merenovasi setidaknya 200 rumah dalam setahun. Maksimal dalam delapan tahun ke depan tidak ada lahi rumah tidak layak huni di Tangerang.” 

Adapun persyaratan yang ditetapkan oleh Habitat dalam merenovasi rumah tak layak huni antara lain, tanah yang ditinggali oleh masyarakat berstatus hak milik, dan memiliki penghasilan di bawah rata-rata.

Semoga program pemerintah Tangerang dalam keseriusannya mengatasi masalah perumahan dapat berhasil dengan baik dan ‘menular’ ke Kota-kota lainnya di Indonesia.

Im Suryani
Penulis adalah reporter Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: imsuryani@rumah.com atau melalui Twitter: @ngingims

Info

Penulis: Info

Menampilkan artikel yang masuk dari para pengguna arsdesain.com berupa : Info lowongan kerja, event, produk bahan bangunan dan lainnya