Bebas Gerah

Tiga Tips Bikin Rumah Bebas Gerah

Daerah tropis seperti di Indonesia memang kaya sinar matahari.

Akan tetapi, selain bermanfaat buat kesehatan, sinar matahari yang berlebihan masuk ke rumah dapat membikin rumah gerah, sehingga kurang nyaman untuk dihuni.

Hal ini, menurut Ahmad Djuhara, disebabkan masyarakat tidak lagi memerhatikan kearifan lokal dalam membangun rumah.

“Rumah sekarang lebih banyak menggunakan beton ketimbang kayu,” ujar Djuhara memberi contoh.

Arsitek yang banyak mendesain hunian ramah lingkungan ini menjelaskan, di iklim tropis seperti Indonesia rumah sebaiknya memiliki langit-langit yang cukup tinggi, agar rumah tetap sejuk.

 

 

 

Djuhara mengatakan, ada tiga hal yang harus diperhatikan agar rumah nyaman tanpa pendingin ruangan.

Hal ini disebut passive design,” paparnya dalam acara diskusi yang dihelat Green Building CouncilIndonesia (GBCI), Kamis (26/9).

  • Pertama, tutup sinar matahari langsung ke dalam rumah dengan tepas atap yang cukup besar. Gunanya, untuk meminimalkan bagian dalam rumah terpapar sinar matahari langsung.
  • Kedua, buat ventilasi silang (cross ventilation).

Dengan ventilasi silang, maka sirkulasi udara di dalam rumah mengalir lancar dan rumah tak akan gerah.

  • Ketiga, perhatikan jalur lintasan matahari.

Sebisa mungkin, hindari membuat bukaan rumah di jalur yang dilewati matahari, khususnya di sebelah barat.

Pasalnya, matahari sore dapat membuat rumah gerah saat malam.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Info

Penulis: Info

Menampilkan artikel yang masuk dari para pengguna arsdesain.com berupa : Info lowongan kerja, event, produk bahan bangunan dan lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.