Broker Properti

Belajar Menjadi Broker Properti adalah langkah tepat melihat Geliat Sektor Properti Indonesia

Broker Properti – Geliat sektor properti di Indonesia diakui tidak lepas dari peran para agen / broker properti. Menjadi agen properti memang merupakan peluang usaha yang sangat menggiurkan. Dengan berlandaskan aspek kepercayaan, mereka yang bertugas menghubungkan antara pembeli dan penjual rumah atau bangunan lainnya.

Mungkin diantara kita secara ‘alamiah’ pernah menjadi broker properti. Misalkan suatu waktu ada saudara atau tetangga meminta tolong bantu sebar info bahwa rumahnya dijual. Kemudian sambil lalu kita info ke relasi kita dan ternyata terjadi kesepakatan penjualan rumah tersebut. Berita baiknya adalah kita mendapan ‘persenan’ dari hasil penjualan.
“Nah, Kalau Anda pernah menjalani apa yang saya ilustrasikan di atas, maka sebenarnya Anda sudah menjalani proses penjualan layaknya seorang Broker properti. Namun level nya masih amatiran. Tapi ada juga lho level amatiran mendapat Fee besar.”
Sebagai pebisnis pemula dalam memulai bisnis ini, Anda tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Hal ini dikarenakan yang Anda perjual belikan adalah rumah milik orang lain. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot membeli rumah seperti pebisnis jual-beli rumah.
Jika Anda berhasil menjual satu unit properti, biasanya Anda akan mendapat fee sebesar 2,5 % dari nilai penjualan. Jadi, jika Anda berhasil menjual rumah seharga 1 milliar, Anda berhak mendapat fee sebesar Rp 25.000.000,.
Untuk memulai menjadi broker ada beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan. Persiapan-persiapan itu adalah sebagai berikut:
  • Siapkan alat komunikasi (handphone) untuk menghubungi penjual dan pembeli.
  • Siapkan kamera digital untuk mengambil gambar rumah yang akan dijual. Tidak perlu yang terlalu mahal, asalkan bisa menghasilkan gambar yang baik.
  • Perluaslah jaringan relasi.
  • Siapkanlah database calon pembeli potensial.
marketing properti
marketing properti
 Agar bisnis Anda berjalan dengan lancar, Anda harus memiliki strategi khusus. Strategi tersebut sebagai berikut :
  • Jaringan relasi sebanyak-banyaknya.
  • Jaga kepercayaan relasi Anda.
  • Jalinlah relasi dengan kalangan perbankan dan notaries.
  • Anda harus memiliki product knowledge.
  • Tingkatkan kemampuan Anda dalam bernegosiasi dan meyakinkan pembeli.
  • Pahamilah segala hal yang dibutuhkan dan diinginkan oleh calon pembeli.
  • Perluas pengetahuan Anda tentang interior, eksterior, pertanahan, atau feng shui. Suatu ketika, penjual atau pembeli akan meminta saran dan pendapat Anda.

Ok, demikian saja. Senang bisa sharing artikel tentang Broker properti.

 

Desvi

Penulis: Desvi

Landscape Architect, sempat merasakan berkarir di Perbankan, kemudian menjadi Freelancer. Senang bisa berbagi di arsdesain.com.