Dana Haji Dan Arsitektur

Pengelolaan dana haji di Malaysia
(Sebagai hikmah & pembelajaran)

Artikel arsitektur – Artikel ini akan membuka mata kita bahwa ada keterkaitan antara dana haji dan arsitektur.

Buat yang ‘alergi’ politik, harap tenang, saya tidak bahas itu, kalau mau baca hubungan Politik dan arsitektur, silahkan klik link berikut ini:

Politik & Arsitektur

“Kali ini arsdesain.com melihat ada hubungan antara dana haji dengan dunia arsitektur.”

Namun sebelumnya, saya sharing sedikit ulasan mengenai pengelolaan dana haji di negeri Jiran terlebih dahulu.

Malaysia yang dana hajinya pun ‘diputarkan’.

Lembaga Tabung Haji Malaysia (LTHM) adalah lembaga yang ditunjuk pemerintah Malaysia untuk mengelola tabungan haji.

Perlu digarisbawahi: Tabungan Haji

Tabungan haji diinvestasikan kepada bisnis riil yg keuntungannya akan:

  • Dibagikan kepada jamaah haji dan,
  • Tambahan fasilitas selama berada di tanah suci
    (fasilitas setara Haji Plus jika di Indonesia).

Kelebihan dari Lembaga Tabung Haji Malaysia:

  • Subsidi agar ongkos haji jauh lebih murah dengan fasilitas di tanah suci yg mewah.
  • Pengelolaandana seluruhnya menggunakan sistem syari’ah.
  • Menjadilembaga keuangan non-perbankan terbesar di dunia.
  • Bentukinvestasi Lembaga Tabung Haji Malaysia berupa:

– Saham di Bank Islam Malaysia,
– Perkebunan sawit,
– Real estate,
– Teknologi dan
– Pasar modal syariah.

  • Laporan neraca keuangan disampaikan secara detail kepada calon jamaah haji.
  • Memberikanpelayanan haji sebagai berikut:

a. Program Manasik Haji sebanyak 15 kali.

b. Memberikan pelayanan akomodasi bintang 5 bagi seluruh jamaah hajinya baik di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah dan Mina.

c. Mendirikan Rumah Sakit di Makkah, Madinah dan Mina untuk fasilitas kesehatan jamaah haji.

d. Mengelola transportasi udara bagi jamaah haji.

“Malaysia menggunakan istilah yang transparan, TABUNG HAJI. Artinya, dana tersebut adalah tabungan.”

Semoga pengelolaan dana haji di Indonesia akan semakin baik dari tahun ketahun, mungkin inilah moment terbaik saatnya merubah ONH menjadi Tabungan Haji. dan In Sya Allah menjadi berkah serta membawa kemashlahatan ummat.

Nah, bila dana haji di Indonesia nantinya dikelola dengan sistem yang ada di Malaysia, ONH (Ongkos Naik Haji) menjadi Tabungan Calon Jama’ah Haji, maka ada nilai investasi yang besar untuk dikelola.

“Bila berkaca pada pengelolaan Tabung Haji di Malaysia, dana tersebut dialokasikan di sektor Real estate, bahkan pembangunan rumah sakit di Makkah, Madinah dan Mina.”

Bisa dibayangkan SDM Arsitektur Indonesia yang mulai tahun ini sudah mendapat sertifikasi dengan UU arsitek, dapat berperan dalam proyek-proyek pembangunan real estate, serta gedung-gedung penunjang dipenjuru tanah air.

Bukan hanya itu saja, para Arsitek Indonesia mempunyai lebih banyak peluang untuk ‘mewarnai’ lingkungan binaan dengan ciri jati diri arsitektur Indonesia.

Demikian hubungan dana haji dengan dunia arsitektur di Indonesia.

Salam inspiratif!

Facebook Comments
Haries

Author: Haries

Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia. Haries adalah founder situs arsdesain.com. Sebuah Situs yang menjadi sumber referensi bersama sepurtar arsitektur dan desain. "Mari register untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman."