Dua Pertanyaan Marketing Properti

Marketing properti

Dua Pertanyaan Marketing Properti

Marketing Properti – Salam semangat dan sukses untuk Anda. Ada dua pertanyaan sederhana namun sangat penting dalam strategi Marketing Properti, Yaitu:

  • Sudah bisa menjelaskan tentang produkmu?
  • Sudah mengetahui kebutuhan pasar?

Inti dari penguasaan pertanyaan tersebut adalah: Anda bisa mencoba menyasar dari apa yang Anda jual atau produk Anda itu apa. Dan satu sisi Anda bisa menggali informasi tentang apa yang dibutuhkan pasar.

Terkesan sederhana, namun efeknya akan ‘dahsyat’. Contoh sederhana seperti ini, Anda berkantor di gedung perkantoran. Para karyawan tiap lantainya membutuhkan sarapan pagi sehat dan terjangkau, namun terkendala tidak adanya penjual sarapan pagi, maka ini peluang. Target market sudah terbentuk, tinggal strategi apa yang tepat untuk memasarkan produk.

Kebalikannya, Anda sudah punya produk untuk sarapan pagi, maka Anda harus mencari orang-orang yang mau membeli produk Anda.

Dari 2 hal di atas, maka Anda harus mampu menjawab 2 pertanyaan. Siapakah orang yang mampu dan mau membeli produk Anda dan Dimanakah mereka berada? Dua pertanyaan ini harus bisa dijawab terlebih dahulu. Mungkin cerita di bawah ini bisa menjadi pemicu inspirasi Anda.

Ada seorang Developer (D) properti. Dia dijadikan tempat berkonsultasi  rekannya (R) tentang bagaimana baiknya cara menampilkan Brosur penjualannya. Rekannya tersebut berencana menjual properti seharga 500 jutaan. (Harga yang relatif premium di kotanya)

D : Bro bro, kalau you orang mau jual properti seharga 500 juta, yang mampu beli kira-kira siapa?

R : Level menengah atas tuh, pengusaha juga boleh lah

D : Bisa pasti gak Bro kira-kira siapa nih yang bakal mau beli? Ok Bro, kita anggaplah pengusaha-pengusaha di sini mampu beli rumah 500 juta. Trus mereka ada dimana?

R : Cari dong Bro. Makanya minta masukan nih, Brosur yang bagus tuh yng seperti apa?

D : Urusan Brosur mah gampang Bro. Misalkan nih ya, kita harus tau habit (kebiasaan) para pengusaha sini dalam membeli rumah. Apakah KPR atau Tunai bertahap? Ingat, biasanya pengusaha mikir cashflow. Trus harus dipersempit, pengusaha macam apa yang mampu beli rumah 500 juta. Bisa jadi pengusaha yang punya penghasilan di atas 15 juta per bulan kan Bro? Terus nih, hobby mereka apa, mainannya apa, ngumpulnya dimana, rekening banknya dimana saja, komunitasnya apa. Tidak harus detil, tapi paling tidak tahu sebagian sehingga enak untuk kita sebar brosurnya. Sehingga kita gak salah menyasar target market.

R : Oke lah kalau begitu. Nanti saya coba gali lebih banyak.

D : Dan harus yakin mas Bro, kalau gak yakin, ya mana bisa kita jualan. Hehehe

R : Betul betul betul, Thank ya mas Bro…

Marketing properti
Marketing properti

Jadi siapa calon konsumenmu? Dan dimanakah mereka? Siapkan target pasar agar tepat sasaran dalam Marketing Properti.

Desvi

Penulis: Desvi

Landscape Architect, sempat merasakan berkarir di Perbankan, kemudian menjadi Freelancer. Senang bisa berbagi di arsdesain.com.