Forum Usaha

Home Forums Forum Usaha

This forum contains 5 topics and 2 replies, and was last updated by Haries Haries 7 months ago.

    • Forum
    • Topics
    • Posts
    • Freshness
    • Share Disini Cara Menghadapi Klien

      Tips Menghadapi Klien

      Menghadapi Klien memang ada seninya. Mungkin judul artikel ini lebih tepatnya adalah, Tips menghadapi calon klien. Karena isi tips di artikel ini adalah bagaimana bila kita berhadapan dengan calon klien. Semakin kita sering berhadapan dengan calon klien, maka semakin akurat penilaian kita terhadap calon klien, apakah Kategori:
      • Prospek bagus,
      • Semi prospek, atau
      • Tidak prospek.
      Tidak prospek maksudnya cuma 'Omdo' alias omong doang, cek-cek harga atau hanya sekedar sedang mencari harga pembanding. Namun, kalaupun berkategori 'tidak prospek', tetap masukan calon klien tersebut ke data kita, untuk follow up. Prosesnya sebagai berikut:
      • Tahap pendekatan calon klien, kita akan menjelaskan hal-hal secara umum,
      • Mulai dari perkenalan diri
      • Perkenalan produk.
      • Setelah proses beberapa menit, biasanya akan terbaca tipe calon klien kita.
      Secara garis besar calon klien terdiri dari beberapa Tipe, yaitu:
      • Calon Klien Pendiam
      • Calon Klien Bawel
      • Calon Klien Sombong
      • Calon Klien Tinggi Hati
      • Calon Klien Pelit
      • Calon Klien Pembanding
      Calon klien

      CALON KLIEN PENDIAM

      Mulailah pembicaraan dengan hal yang ringan. Jangan langsung ke urusan penjualan. Ngobrol lah tentang hobi, keluarga terlebih dahulu. Bisa jadi kita akan lebih banyak berbicara dahulu sebelum mendapatkan info timbal balik dari si Klien. Tipe ini jika sudah percaya kepada kita, biasanya akan menjadi pelanggan setia. Sisi positif lainnya adalah, referensi dari si pendiam dapat sangat diandalkan.

      CALON KLIEN BAWEL

      Disini diperlukan skill anda dalam  mendengarkan. Biarkan calon pelanggan yang berbicara, ikuti alur mereka sampai pada tahap tertentu. Kemudian, belokkan alur pembicaraan sesuai keinginan kita. Dipelukan kata jeda/sela: “Bolehkah saya berbicara sekarang?” :-D Tipe ini sangat mudah di ajak berbicara dengan gaya yang santai dan akrab.

      CALON KLIEN SOMBONG

      Hampir mirip dengan tipe bawel :-) biarkan mereka bicara sesuka hatinya terlebih dahulu. Pelajari cara menggunakan bahasa tubuh, berikan kesan bahwa Anda menyetujui semua pendapatnya. Bisa dengan mengatakan:
      • “Anda benar”,
      • “Saya sependapat dengan Anda” ,
      •  Pujilah sesuatu yang mereka banggakan.
      Baru dengan alurnya, kita bisa 'masuk' ke penawaran produk/jasa kita.

      CALON KLIEN TINGGI HATI

      Calon Klien tipe ini adalah tipe yang mengetahui segala-galanya di dunia ini :-D setidaknya menurut fikiran mereka sendiri. Biarkan mereka memahami produk kita sesuai keinginannya. Jangan coba-coba mengganggu “kesendiriannya” karena, bila kita menyela pendapatnya, bisa jadi kita akan mendapatkan cacian. Bertanyalah seperti ini: “Apakah Anda sudah jelas tentang produk kami?” atau pertanyaan lain yang sejenis. Tipe ini haus akan pujian. Penuhi 'dahaganya' akan pujian. Oleh karenanya pujilah mereka dengan sopan dan proporsional.

      CALON KLIEN PELIT

      Nah, untuk menghadapi calon klien tipe ini, kita mau gak mau harus memakai ilmu matematika kita :-D Data kita harus lengkap, berikan hitung-hitungan setiap produk ata jasa yang kita tawarkan secara lengkap Beritahu manfaat dan keuntungan jika dia memakai jasa kita Jangan pernah mengabaikan perhitungan dan manfaat yang paling sepele sekali pun Intinya, yakinkan bahwa calon klien akan mendapat untung atau manfaat lebih dengan penawaran kita.

      CALON KLIEN PEMBANDING

      Langkah yang perlu kita kuasai mirip dengan calon klien tipe pelit. Kuasai jasa kita atau produk kita semaksimal mungkin Pelajari produk-produk sejenis kompetitor. Kembangkan wawasan kita terhadap kompetitor. Kuasai ilmu presentasi agar mampu meyakinkan tipe pembanding Jangan pernah bersedia masuk ke dalam jebakan membanding-bandingkan produk secara membabi buta. Jangan terlalu menjelek-jelekkan produk atau jasa kompetitor. Fokus pada kelebihan yang kita punya. Intinya, kita bisa jadi hanya dijadikan sumber info oleh klien tipe ini sekedar untuk mengetahui harga. Namun tipe ini tetap kita layani dengan baik karena tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti akan ada kerjasama. Demikian sharing saya tentang Tips menghadapi calon klien. Saya harap ada masukan-masukan lain untuk kemajuan bersama. :-)
    • 0
    • 0
    • No Topics

Viewing 5 topics - 1 through 5 (of 5 total)
Viewing 5 topics - 1 through 5 (of 5 total)

You must be logged in to create new topics.