Indonesia No.13 Dunia

Peningkatan Harga Rumah di Indonesia Nomor 13 Dunia

Indonesia masih masuk dalam daftar 15 besar negara dengan pertumbuhan harga rumah positif, dengan peningkatan sebesar 9,1%. Dalam daftar 15 negara tersebut, hanya Indonesia dan Malaysia yang merupakan negara di kawasan Asia Tenggara dengan kenaikan harga rumah di atas 5%.

Hal itu terangkum dalam hasil survei lembaga riset properti internasional Knight Frank bertajuk Knight Frank Global House Price Index. Dalam 12 bulan terakhir, kenaikan harga rumah di Indonesia tercatat sebesar 9,1%, sementara Malaysia mengalami kenaikan harga rumah hingga 8%.

Dubai tercatat menduduki peringkat pertama kenaikan harga rumah, yakni 27,7%. Angka itu jauh di atas rata-rata kenaikan harga rumah yang dialami 53 negara lainnya yang disurvei. Kate Everett-Allen, International Residential Research Knight Frank mengatakan, pertumbuhan rata-rata harga rumah secara global pada periode kuartal I-2014 ini sebesar 7,1%.

“Tren awal tahun biasanya memang seperti ini, dimana terlihat perlambatan di beberapa kawasan. Karena tren pertumbuhan yang lebih kuat terjadi di kuartal terakhir tiap tahun,” kata Kate seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Rumah.com, Selasa (3/6).

Berikut 15 negara teratas di peringkat Knight Frank Global House Price Index

1. Dubai (27,7%)
2. China (17,5%)
3. Estonia (16,2%)
4. Turki (13,8%)
5. Taiwan (12,2%)
6. Brazil (12,1%)
7. Australia (10,9%)
8. Kolombia (10,6%)
9. Amerika Serikat (10,3%)
10. Islandia (9,7%)
11. Selandia Baru (9,2%)
12. Inggris (9,1%)
13. Indonesia (9,1%)
14. Lithuania (8,4%)
15. Malaysia (8%)

Im Suryani
Penulis adalah reporter Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: imsuryani@rumah.com atau melalui Twitter: @ngingims

Foto: Anto Erawan

Info

Penulis: Info

Menampilkan artikel yang masuk dari para pengguna arsdesain.com berupa : Info lowongan kerja, event, produk bahan bangunan dan lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.