Pedestrian Jakarta

Ada yang pernah merasakan jalan kaki di trotoar di Jakarta?

Kalau mau nyaman, coba deh berjalan kaki di Jakarta hari Minggu pagi di kawasan Sudirman Thamrin. Kita akan merasa nyaman berjalan kaki di Jakarta dengan adanya Car Free Day sampai dengan jam 10 pagi.

Namun dibeberapa wilayah Jakarta, kalau bisa jangan pernah berjalan kaki di trotoar kalau tidak terpaksa. Anda akan terganggu kenyamanan berjalan kaki dan bahkan terancam keselamatan jiwa… (bukan nakut-nakutin nih..ini fakta)

Banyak terjadi dan ada yang bilang bahwa sebagian besar korban kecelakaan di jalan adalah para pejalan kaki.

Polisi mengakui sulit tertibkan pesepeda motor yang melintas di trotoar.

Berbagai upaya terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta demi mewujudkan ibu kota agar lebih indah, aman, nyaman dan semakin menjadi kota yang layak huni. Salah satunya seperti yang dilakukan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta yang akan mempercantik sejumlah pedestrian di beberapa lokasi di ibu kota. Melalui rencana ini, ruang publik seperti pedestrian nantinya bisa dimanfaatkan sebagai sarana interaksi sosial, dukungan terhadap budaya jalan kaki serta bisa menggelar berbagai kegiatan untuk menghibur warga.

Mungkin untuk wilayah perkantoran lebih mudah diwujudkan trotoar/pedetrian yang nyaman.

Berdasarkan hasil survey penglihatan mata saya 🙂 … setiap trotoar diperbaiki, maka tunggulah beberapa hari setelah itu:

  • – Trotoar tersebut menjadi tempat dagang yang nyaman pedagang kaki lima
  • – Parkir mobil ternyata lebih aman diatas trotoar sehingga pejalan kaki justru berjalan di jalanan (aspal)
  • – Bila jalan macet, trotoal menjadi ‘jalan tol’ badi pesepeda motor.

Butuh waktu bagi Jakarta untuk mewujudkan mimpi mempunyai pedestrian yang nyaman, aman bagi pejalan kaki.

Mungkin ada kota lain di Indonesia selain Jakarta yang sudah mempunyai trotoar yang nyaman bagi pejalan kaki? sepertinya saya yakin sudah ada.

 

Haries

Penulis: Haries

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain. "Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.