Pulau di Dinding

Pulau di Dinding, warna cat dinding timbul ‘pulau-pulau’ berwarna lebih gelap.

 

Libur akhir pekan kemarin, saya habiskan waktu bersama keluarga berlibur ke rumah Nadif di daerah Bekasi. Sekaligus atur janji membahas pekerjaan dengan Mandor renovasi Rumah, yang kebetulan lokasinya berdekatan.

Jadi manfaat bersilaturahmi dan manfaat pekerjaan renovasi dapat berjalan dengan baik. Management waktu maksudnya 😀

Artikel Arsitektur kali ini, saya sharing permasalahan dinding Rumah Om Yunan (Papanya Nadif)  

Dinding Lembab

Mengenai kondisi cat dinding Rumahnya, Mama Nadif bertanya kepada saya:

“PakCik. coba lihat deh, dinding sebelah sini, kok cat dindingnya ada warna gelap-gelap gitu ya?”

“Ada bentuk pulau-pulau dengan warna lebih gelap dibanding warna cat aslinya.”

Begini penjelasan singkat untuk masalah itu:

“Timbulnya warna gelap tersebut, adalah karena kondisi dinding yang lembab. “

Penyebab dinding lembab antara lain adalah:

  • Penyebab dari atas, maksudnya ada kebocoran atap yang menyebabkan air merembes ke dinding.
  • Penyebab dari dalam, maksudnya ada kebocoran instalasi plumbing yang menyebabkan air merembes ke dinding, bisa juga bersumber dari adanya sumber uap air didalam ruangan, misalnya kamar mandi (Fenomena kapiler)
  • Penyebab dari bawah, maksudnya ada sumber air dari arah bawah (Tanah) yang merembes ke dinding. Bisa juga terjadi karena adanya tanah yang menutupi dinding, biasanya terjadi pada lahan miring (berkontur) Atau bisa juga disebabkan tinggi permukaan tanah melebihi tinggi pondasi. Akibatnya terjadilah rembesan air karena menempelnya tanah ke dinding.

Nah, bagaimana cara mengatasi masalah seperti ini?

  • Langkah pertama, tentunya perbaiki terlebih dahulu sumber rembesan air tersebut. Apakah dari atas, dalam, atau bawah ruangan. Atau bahkan lebih dari satu sumber.
  • sebelum dilakukan pengecatan, amplas akan lebih baik di kerok sebelum di amplas kemudian lapis permukaan dinding dengan bahan anti jamur atau waterproofing. Bisa juga campurkan cat dengan waterproofing dengan perbandingan 1:1

Memang ada juga beberapa cara mengatasi masalah permukaan dinding lembab yang mengakibatkan ‘gangguan mata’ untuk estetika interior rumah kita. Misalkan:

  • Pasang Wallpaper
  • Pasang keramik dinding
  • Panel Decor, baik dengan material Kayu, bartu/mozaik

“Solusi dengan Wallpaper ataupun panel decor akan lebih baik direncanakan dengan tujuan menciptakan point of interest di ruangan tersebut.”

Mungkin ada rekan-rekan yang mempunyai solusi yang lebih baik?

Semoga sharing Artikel Arsitektur ini bermanfaat.

Salam Arsitektur.

 

 

 

 

 

Haries

Penulis: Haries

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain. "Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia."