Quick Closing

Quick Closing One on One mempengaruhi bawah sadar konsumen untuk memilih dan akhirnya membeli

Marketing Properti – Siapa yang punya moto, “I don’t like monday.”? Harus lekas ubah mind set seperti itu. Justru hari Senin kita harus lebih semangat memulai rentetan kesuksesan satu minggu kedepan. 😀

“Daily Practice make perpection.”

Dibutuhkan latihan harian untuk menguasai ‘Jurus’ Quick Closing One on One. Inti dari jurus ini adalah mempengaruhi bawah sadar konsumen untuk memilih dan akhirnya membeli. Siapkan pula media promosi seperti brosur, kertas, pensil sebagai alat untuk membantu Anda memuluskan Jurus Quick Closing.

Berikut uraian Tips & Trick Quick Closing, pelajari dengan seksama:

1. Sebelum klien masuk, tenang, tarik nafas panjang dan berdoa.

2. Berikan senyum dan salam. Pelajari senyuman terbaik Anda.

3. Ajukan pertanyaan-pertanyaan ringan dengan jawaban mudah. Paling tidak siapkan 2 pertanyaan. Misalkan:

  • Sendirian bu? atau Berdua aja pak?
  • Habis dari mana?

Bukan apa-apa sih, ini untuk basa-basi sekaligus “nge-test, apakah klien menjawab atau diam atau senyum. Kalau menjawab, artinya usaha Anda ke bawah sadar mereka jauh lebih mudah. Kalau diam saja? Tidak menjadi soal, lanjutkan ke langkah berikutnya.

4. Ajukan pertanyaan dengan pilihan jawaban yang ada dalam pilihan produk Anda atau arahkan! Misalkan:

  • Di sini tersedia beberapa tipe nih pak. Nah untuk bapak dan ibu cocoknya tipe 60 (usahakan tipe yang terbesar. untuk menghargai klien bahwasannya dia mampu membeli tipe terbesar). Jangan lupa berikan alasannya.
  • Sudah lihat brosurnya kan bu, nah kira2 cocok tipe yang mana nih bu, yang 60 atau yang tipe 45?

5. Saatnya pensil bekerja. Siapkan pensil atau ballpoint dan kertas. Gambarkan skema pembayaran dalam kertas. Lihat contoh gambar dalam halaman ini, Kenapa membutuhkan kertas lagi, padahal sudah ada tabel angsuran. Ini adalah bagian dari melayani lebih. Semua developer memberikan tabel angsuran dan brosur. Tapi Anda memberikan tulisan yang memudahkan klien berpikir untuk membeli daripada membuat klien berpikir dua kali untuk berhitung bukan.

6. Guna pensil atau ballpoint selain untuk menulis adalah untuk berulang kali menunjuk kepada kavling yang Anda jual dan kata-kata TANDA JADI yang Anda tulis. Ini gunanya untuk secara bawah sadar mendorong klien membaca form persetujuan atau tanda jadi dan segera memilih kavling.

Artikel Arsitektur_Broker properti 03

Konsumen semakin cerdas dalam memilih produk tanpa terkecuali dalam membeli sebuah properti baik itu perumahan, pertokoan, apartemen, hingga condotel lainnya, secara langsung menjadi pikiran dan perhatian pengembang ataupun pemilik properti merebut perhatian serta tentunya segera SOLD OUT.

Global Market begitu penting! Integrasi Marketing Properti juga penting.

Ada 5 hal yang harus terpenuhi agar properti dipilih oleh konsumen dan pastinya segera SOLD OUT :

  1. Kondisi Properti
  2. Harga Properti
  3. Lokasi Properti
  4. Marketing Properti
  5. Team Penjualan Properti

Ada baiknya semua dipenuhi, karena salah satunya saling mempengaruhi nilai sebuah properti dan kenaikan investasi tentunya!

“Demikian metode quick closing. Jurus closing one on one dengan klien. Ingat ya, daily practice make perfection.

Great product, great value, win the market and great profit!”

Senang bisa berbagi di arsdesain.com

Selamat Mencoba!

Facebook Comments

Author: Desvi

Landscape Architect, sempat merasakan berkarir di Perbankan, kemudian menjadi Freelancer. Senang bisa berbagi di arsdesain.com.