SOFT Rockers

SOFT Rockers, Lounge Chairs bertenaga Matahari

Artikel Arsitektur – Lounge chairs sejatinya berfungsi untuk istirahat santai. Kok ada embel-embel tenaga Matahari segala?

Lounge Chair yang satu ini berbeda dari yang lain. Merupakan sebuah karya dari Sheila Kennedy (architecture professor) bersama Tim Mahasiswa MIT.

Massachusetts Institute of Technology (MIT) merupakan sebuah institusi pendidikan kelas dunia yang mengkhususkan sama studi di bidang riset dan teknologi. Tiada hari tanpa tugas dan tiada hari pula tanpa penemuan (kreativitas).

sekedar informasi, Total, ada 15 alumni MIT yang saat ini menyandang status orang terkaya di dunia.

artikel Arsitektur - lounge chair 02

Anda dapat istirahat santai di Lounge Chair ini bersama Smartphone atau Gadget kesayangan tanpa harus kawatir kehabisan baterai. Produk ini dilengkapi USB port dan lighting bersumber dari tenaga Matahari.

“You can access the power via the built-in USB ports. The power can be used to light-up the inside of the chair, to give you light while you are reading or browsing when the sun goes down. Created by architecture professor Sheila Kennedy and a team of students at MIT, the SOFT Rocker can also capture the kinetic energy from your rocking motions, to add even more power to the chair.”

Sebenarnya pelajar dan Mahasiswa Indonesia tidak kalah kreatif dibanding negara lain. Asalkan ada kesempatan dan peluang untuk menciptakan produk-produk kreatif, saya yakin bangsa Indonesia tidak kalah dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Sumber: arts.mit.edu

 

 

 

Haries

Penulis: Haries

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain. "Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia."