Furniture Desainer Handal Berpikir Dengan Cara Ini!

Furniture desainer

Jika Anda ingin tahu cara berpikir para Furniture Desainer handal, silahkan simak artikel ini sampai tuntas.

Sebagian Desainer secara sadar menolak, sebagian lagi tidak melakukan karena tidak mengerti rahasia ini.

Jangan sampai produk yang anda buat dinyatakan gagal.

Cara berpikir ini terbukti bisa menjadikan Anda selangkah didepan dalam menghasilkan sebuah karya.


Pentingnya cara berpikir bagi Furniture desainer

Cara berpikir dalam proses desain memegang peranan vital bagi kesuksesan seorang desainer menciptakan produk furniture yang baik dan berkualitas.

Hal ini tentunya juga berlaku tidak hanya untuk desainer furniture. Namun untuk apapun Anda yang berprofesi mendesain, seperti bidang :

  • Desain produk,
  • Arsitektur,
  • Interior desain,
  • Dan lainnya.

BACA JUGA :

‘Cara Bego’ Usaha Furniture, mengulas step by step untuk memulainya.

Fahami Hal Mendasar Ini Jika Mau Banyak Pelanggan Setia.

Ide-ide desain rumah minimalis

Ide-ide desain furniture

Kumpulan foto-foto Arsitektur peninggalan masa kolonial di Indonesia

Berpikir lingkup Industri dalam proses desain

Bila sudah dikaitkan dengan Industri, terkadang lekat dengan konsep yang baku dan terpatok pada aturan-aturan  yang membatasi kreativitas.

Perlu Anda ketahui bahwa perkembangan dunia industri dewasa ini telah bergeser.

Gagasan kreatif sudah dijadikan sebagai landasan inti, sebuah bentuk baru dibutuhkan untuk menciptakan karya kreatif pada era ini.

Kini furniture fungsional dan estetik menjadi elemen yang melengkapi dan meningkatkan produktivitas.

“Seorang desaier sekarang ini, mau tidak mau akan berada pada lingkup sistem Industri, maka penting untuk berpikir secara industri.”

Memang banyak yang menolak dan menganggap industri mengekang kreatifitas dengan keterbatasan-keterbatasan produksi massal yang mempunyai model produk yang baku. Yang disesuaikan dengan permintaan pasar.

Furniture desainer mutlak menguasai pengetahuan tentang material

Ada sebagian desainer yang sejatinya bukanlah tidak pintar dalam merancang, hanya saja kurang faham bagaimana merealisasikan rancangannya.

Dengan kata lain, minim pengetahuan material dan sistem pembuatan Furniture.

“Harus diakui bahwa banyak Furniture desainer di Indonesia bukanlah berlatar belakang furniture desain.”

Bisa kita temui dibanyak perusahaan interior desain, para lulusan arsitektur melakukan pekerjaan ini.

Imbasnya akan menghasilkan desain yang secara kasat mata bagus di kertas, namun akan menjadi produk gagal bila diwujudkan. Maksud gagal disini adalah:

  • Pemborosan Material
  • Sistem konstruksi Furniture yang tidak efisien
  • Membengkaknya biaya produksi
  • Cara pembuatan yang menjadi sulit

Hal tersebut bukanlah sesuatu yang perlu dirisaukan bila para desaier pada awal merintis karir didunia furniture design ‘rajin main’ di workshop. Melihat proses pembuatan furniture, mempelajari dimensi, sifat dan tipe-tipe material yang digunakan.

Seorang desainer yang memahami sistem produksi industri, dituntut untuk mengetahui Furniture yang ia buat:

  • Terdiri dari material apa saja (Komponen)
  • Bagaimana cara merangkainya (assembling)

“Ada sebagian Furniture designer yang masih belum tahu berapa jumlah dan tipe komponen material yang digunakan dalam rancangan Furniture yang ia buat.

Mengetahui setiap produk yang kita rancang terdiri dari berbagai komponen apa saja dan tipenya adalah langkah awal berpikir industrial.

Semoga artikel singkat ini bermanfaat untuk rekan-rekan yang baru akan memulai langkahnya didunia design furniture.

Sumber : berbagai sumber

Haries

Penulis: Haries

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain. "Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia."

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.