Liburan Anak Jangan Ke Mall Terus Yuk Cari Tahu Alternatifnya Disini!

Liburan anak

Liburan anak tidak harus melulu ke Mall. Cari tahu liburan berkualitas untuk anak anda.

Akan lebih baik lagi bila Anda berkenan sharing dikolom komentar artikel ini.

BACA JUGA :

Area Sudut Interior Apartment

Desain Furniture Yang Bertumbuh

Ide Desain Kreatif Berbahan Dasar PVC


Liburan anak sudah komplit di dalam Mall

Warga Jakarta dewasa ini sepertinya sudah lazim berlibur akhir pekan di Mall.

Harus diakui memang Mall berkembang menjadi destinasi sebagian besar warga kota menghabiskan waktu bersama keluarga.

Dengan menawarkan konsep one stop shopping, kita dimanjakan dengan ketersediaan hiburan, pusat perbelanjaan, tempat bermain anak dan lainnya dalam satu kawasan gedung yang kita sebut Mall.

“Artikel ini menawarkan alternatif  tempat liburan berkualitas untuk anak.”

Manfaat liburan bersama anak dan keluarga

Menghabiskan liburan atau akhir pekan bersama anak bukan hanya membuat hatinya bahagia, namun juga memperkuat ikatan antar anggota keluarga.

Selain butuh refreshing, kita juga butuh meningkatkan kualitas hubungan antar anggota keluarga.

Alternatif tempat liburan anak yang berkualitas

Ayo buat anak tersenyum libur akhir pekan ini dengan mengajaknya pergi ke Museum. “Lho kok ke Museum?”

Anda patut mencobanya, hal tersebut akan menambah wawasan anak ketika berada di suatu lingkungan yang berbeda dan unik. Kawasan Kota Tua memang menyimpan ‘sejuta’ potensi untuk merangsang keingintahuan anak.

“Apalagi jika kita bisa menjadi ‘pemadu wisata’ dengan cerita-cerita historis seperti perjuangan bangsa, VOC, kisah masa lalu, teknologinya dan nilai-nilai estetika budaya di dalam maupun diluar Museum.”

Setidaknya ada lima Museum yang bisa kita kunjungi di KAwasan Kota Tua Jakarta.

Daftar Museum Yang Bisa Dipertimbangkan Untuk Dikunjungi

1. Museum Sejarah Jakarta / Museum Fatahillah

Tidak diragukan lagi, gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah merupakan ikon utama kawasan kota Tua Jakarta. Gedung yang dulunya merupakan balaikota ini pertama kali didirikan pada tahun 1626 oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen dan dibangun kembali pada tahun 1707 oleh Gubernur Jenderal Joan van Hoorn.

Di masa lalu, gedung seluas 1300 meter persegi ini merupakan pusat pemerintahan VOC sebelum pindah ke kawasan Weltevreden pada masa Hindia Belanda. Koleksi yang dipamerkan di museum ini antara lain replika peninggalan era Tarumanegara dan Pajajaran di Jakarta, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik, keramik, gerabah, prasasti dan patung.

Di bagian bawah museum terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulunya pernah digunakan untuk menawan tokoh-tokoh pejuang Indonesia seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, dan tokoh lainnya.

2. Museum Wayang

Museum Wayang terletak tidak jauh dari Museum Fatahillah dan tadinya merupakan gereja bernama De Oude Hollandsche Kerk. Pada tahun 1732 gedung ini diperbaiki dan diganti namanya menjadi De Nieuwe Hollandse Kerk. Pada tahun 1975, bangunan ini resmi digunakan sebagai museum wayang yang memamerkan aneka wayang dan boneka dari seluruh dunia.

3. Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum ini terletak di seberang Museum Fatahillah dan memajang aneka macam keramik dari seluruh Indonesia dan dunia. Awalnya, bangunan museum ini merupakan Kantor Dewan Kehakiman Kastil Batavia yang dibangun pada tahun 1870 oleh pemerintah Hindia Belanda.

4. Museum Bank Indonesia

Bangunan Museum ini dulunya adalah sebuah bangunan rumah sakit bernama Binnen Hospital. Dalam perjalanannya, bangunan ruma sakit dialihfungsikan sebagai sebuah bank yang bernama De Javasche Bank pada tahun 1828. Di masa Indonesia baru merdeka, pusat pengendalian ekonomi dan moneter dilakukan di gedung ini. Beroperasi sebagai bank sentral di bangunan museum, tahun 1962 kantor Bank Indonesia pindah ke lokasi dan bangunan yang baru. Selain belajar tentang sejarah perekonomian Indonesia, jangan lupa juga menjelajahi gedung tua yang cantik ini.

5. Museum Bank Mandiri

Museum Bank Mandiri letaknya bersebelahan dengan Museum Bank Indonesia. Di Museum ini kita akan melihat-lihat koleksi uang yang pernah beredar di Indonesia dari jaman penjajahan hingga sekarang.

Jelajahi Seluruh Sudut Kota Tua

Dengan semua jalan, pedestrian, jalan-jalan dan gedung-gedung tua juga merupakan ‘Museum’ yang sarat dengan nilai sejarah, estetika dan arsitektur yang sangat sayang untuk kita lewatkan.

Bagaimana setelah membaca artikel  liburan anak ini?

Menarik bukan liburan anak dengan mengunjungi tempat wisata dibandingkan melulu ke Mall?

Tentunya masih banyak alternatif destinasi selain ke Museum.

Ayo Cari tahu destinasi liburan anak berkualitas untuk keluarga Anda.

Selamat menikmati masa libur lebaran Idul Fitri yang masih menyisakan waktu beberapa hari ini bersama keluarga tercinta.

Tentunya disaat libur Hari Raya, selain berwisata, jangan lupa ajak anak-anak berkunjung ke rumah saudara, karib kerabat untuk mempererat tali persaudaraan.

Salam Arsitektur.

Sumber : Google.com

Haries

Penulis: Haries

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain. "Arsitektur adalah keseharian hidup peradaban Manusia."

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.