Memilih Cat

7 Hal yang Diperhatikan Konsumen dalam Memilih Cat

Maraknya pembangunan di sektor properti ikut mendongkrak pasar cat di Tanah Air. Peningkatannya pun terbilang signifikan setiap tahunnya.

Pada 2011, total nilai bisnis cat di Indonesia mencapai Rp11,37 triliun. Angka ini meningkat menjadi Rp12,57 triliun di 2012, Rp13,8 triliun (2013), dan tahun ini diprediksi bisa mencapai Rp15 triliun. Hal ini diungkapkan Andy Gusena, Brand Strategy Marketing Avitex beberapa waktu lalu.

“Saat ini ada 60 merek cat yang beredar di Indonesia, dimana 60% pasar cat dikuasai segmen cat dekoratif,” jelasnya.

Baca: Apa Warna Keberuntungan Anda?

Sementara itu, riset MARS Indonesia menyebutkan, ada tujuh hal yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih produk cat:
1. Merek
2. Anti bakteri
3. Anti bocor
4. Mudah dibersihkan
5. Pilihan warna
6. Daya tahan
7. Ramah lingkungan

Masih dari survei MARS Indonesia, 70% konsumen cat dikategorikan sebagai smart consumer. “Mereka ini melakukan browsing di internet sebelum membeli produk cat dan mencari testimoni dari konsumen yang telah menggunakan produk cat tersebut,” papar Andy.

Andy menuturkan, konsumen di Indonesia umumnya memakai cat saat membangun rumah baru, saat cat lama kusam, dan saat momen khusus seperti Lebaran.

Namun, menurutnya, ada perbedaan budaya mengecat di dalam negeri dan mancanegara. “Di luar negeri, konsumen biasanya mengecat sendiri rumahnya, sementara di Indonesia, konsumen biasanya menggunakan jasa tukang cat,” pungkas Andy.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Info

Penulis: Info

Menampilkan artikel yang masuk dari para pengguna arsdesain.com berupa : Info lowongan kerja, event, produk bahan bangunan dan lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.