Sakit Pinggang dan Produktivitas: Panduan Bagi Para Profesional Kreatif

Story Saver

Mengatasi Sakit Pinggang di Tempat Kerja untuk Arsitek dan Desainer

Pekerjaan sering menjadi salah satu faktor risiko yang berkontribusi menyebabkan nyeri pinggang, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor. Bagi arsitek, desainer, dan pekerja seni lainnya yang sering harus duduk dalam waktu yang lama di depan komputer atau meja kerja, nyeri pinggang bisa menjadi masalah serius. Jadi, adakah cara untuk mencegah nyeri pinggang saat bekerja?

BACA JUGA : (Rumah minimalis)

Futuristik

Rumah Minimalis Lahan Sempit Yang Efisien

Lahan Sempit Persegi Empat

Minimalis Yang Terbuka

Rumah Panggung Kekinian Penghobi Tanaman

Minimalis Lahan Sempi Memanjang

Rumah Minimalis Beton Bersilangan

Bentuk Piramid

Rumah Minimalis Dinding Beton dan Kayu

Sakit Pinggang dan Produktivitas

Banyak yang mengira duduk di kursi dalam waktu lama adalah anugerah, tetapi bagi banyak pekerja kantoran, itu bisa menjadi musibah. Duduk dan mengetik di komputer selama berjam-jam dapat membuat mereka rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk nyeri pinggang yang sangat umum terjadi.

Kenapa Sering Mengantuk

Tantangan duduk lama di Kantor

Biasanya, jam kerja di kantor adalah delapan jam plus satu jam istirahat. Bayangkan harus duduk di depan layar komputer selama itu; tentu saja, Anda akan merasa jenuh. Stres dan tekanan seperti ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk nyeri pinggang.

Pekerja kantoran sering terkena nyeri pinggang karena mereka malas berdiri untuk melakukan peregangan tubuh yang tegang atau malas mengambil air minum. Padahal, dehidrasi bisa menjadi awal berbagai penyakit. Jika Anda sudah mengetahui hal ini, mengapa tidak mengubah pola atau mindset tersebut?

Penyebab dan Dampak Nyeri Pinggang

Nyeri pinggang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan dalam beberapa kasus, memerlukan biaya pengobatan yang cukup mahal. Diperkirakan sekitar 60-80 persen orang di seluruh dunia pernah mengalami nyeri pinggang selama hidupnya. Penyebab nyeri pinggang bervariasi, termasuk masalah pada otot, tulang belakang, atau persarafan.

Tulang belakang berfungsi menyangga beban tubuh bagian atas. Posisi tubuh yang salah atau aktivitas berat yang berulang dapat memicu nyeri pinggang, dengan penyebab paling umum adalah spasme otot (kejang/kaku otot).

Strategi Pencegahan Sakit Pinggang di Kantor

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri pinggang di kantor meliputi:

Olahraga Sederhana di Kantor

Bagi mereka yang bekerja di perusahaan tanpa fasilitas olahraga, ada beberapa latihan sederhana yang bisa dilakukan di meja kerja untuk mengurangi risiko nyeri pinggang:

  1. Spinning Chair:
    • Gerakan sederhana ini melibatkan menyandarkan kaki di lantai dan tangan di meja, lalu menggoyangkan kursi ke kiri dan kanan secara berulang.
  2. Gerakan Tangan:
    • Menggerakkan tangan ke atas, depan, dan samping secara berulang dapat membantu mengendurkan otot-otot yang tegang.
  3. Push Up di Meja:
    • Letakkan tangan di atas meja dan tarik badan ke depan dan belakang secara berulang.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan di Tempat Kerja

Perusahaan besar seperti Facebook, Google, dan Apple telah menyadari pentingnya kesehatan karyawan dengan menyediakan fasilitas gym.

Namun, bagi perusahaan yang tidak memiliki fasilitas tersebut,
olahraga sederhana di meja kerja bisa menjadi solusi efektif.

-Kesadaran kesehatan

Ketika mengalami nyeri pinggang, Anda mungkin malas melakukan aktivitas apa pun, termasuk pekerjaan.

Ini bisa membuat tugas menumpuk dan meningkatkan stres.

Menurut laporan dari Health and Safety Executive, sekitar 137 juta pekerja kantoran mengalami nyeri pinggang, dengan ribuan kasus baru setiap harinya.

Penyakit ini bisa menjadi sangat serius dan berpotensi mengganggu karir Anda.

Penyakit Lain yang Mengintai Pekerja Kantoran

Selain nyeri pinggang, ada beberapa penyakit lain yang mengintai pekerja kantoran, seperti:

  • Obesitas: Sering ngemil di meja kerja bisa menyebabkan obesitas, yang dalam beberapa kasus bisa berakibat fatal.
  • Batu Ginjal: Menahan buang air kecil karena malas ke toilet dapat menyebabkan batu ginjal.
  • Wasir: Kurang asupan makanan dan terlalu lama duduk atau berdiri bisa menyebabkan wasir.

Pengaruh Waktu Kerja terhadap Kesehatan dan Produktivitas

Jam kerja yang panjang sering dianggap sebagai penyebab utama masalah kesehatan di kantor.

Namun, beberapa perusahaan telah mencoba mengubah waktu kerja untuk
meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan.

-waktu kerja

Misalnya, Perpetual Guardian di Selandia Baru mengubah waktu kerja menjadi empat hari per minggu, yang terbukti meningkatkan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi karyawan.

Daftar Pustaka

  1. Health and Safety Executive. (2017). “Workplace Health and Safety Report.”
  2. University of Sunshine Coast. (2020). “Study on Office Workers’ Health.”
  3. CIPD Absence Management. (2019). “Report on Absence Management and Health.”
  4. Voucher Cloud. (2018). “Productivity and Work Hours Study.”

Akhir kata

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan kesadaran akan pentingnya kesehatan, arsitek, desainer, dan pekerja seni lainnya dapat mencegah nyeri pinggang dan meningkatkan produktivitas kerja mereka.

Daftar bacaan lainnya

Haries memulai arsdesain untuk berbagi pengetahuan seputar arsitektur & desain. Selamat datang di arsdesain.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.