Desain Rumah Idenya Dari Kulit Kacang!

Desain rumah

View this post on Instagram

Mexico ORGANIC HOUSE Javier Senosiain The original idea of the project took its simile from a peanut shell The original concept is defined in two large spaces The assembly of the ferrocement began on the template that looked like a skateboard track Forming the shell with a metallic skeleton The cover was then coated with a 3/4 inch layer of sprayed polyurethane, which serves as an insulator and waterproofing The earth and the grass protect the membrane from the sun, the wind, the hail and the wet-dry cycle From the outside we only see grass, shrubs, trees and flowers Walking on the garden is walking on the roof of the house without realizing it Source : archdaily.com #organic #organichouse #inspiration #garden #greendesign #architecturephotography

A post shared by Abdul Haries Budiman (@arsdesain) on

Desain rumah ini idenya dari kulit kacang. Javier Senosiain seperti yang diberitakan di archdaily.com, memulai konsep asli proyek ini mengambil perumpamaan dari kulit kacang. Konsep asli didefinisikan dalam dua ruang besar.

Desain Rumah Organic House

Terkadang ide sebuah karya desain bisa datang dari sesuatu yang tak lazim dan tak terduga.

Contohnya apa yang arsdesain sajikan pada artikel ini. Karya yang dikenal dengan sebutan Organic House ini menawarkan desain hunian yang menyatu dengan alam.

Bahkan desain rumah ini dapat menghasilkan landscape yang maksimal dari segi pemandangan dan hubungan antar ruang luar dan dalam.

Proyek konstruksi untuk Organic house ini dimulai dengan model yang tampak seperti jalur skateboard.



Membentuk cangkang dengan kerangka logam

Penutup kemudian dilapisi dengan lapisan poliuretan semprot 3/4 inci, yang berfungsi sebagai isolator dan waterproofing.

Tanah dan rumput melindungi selaput dari matahari, angin, hujan es, dan siklus basah-kering.


Dari luar kita hanya melihat rerumputan, semak belukar, pepohonan dan bunga

Berjalan di taman berarti berjalan di atas atap rumah secara tanpa disadari.

https://twitter.com/arsdesain/status/1312298759351533568

Sumber: archdaily.com

Penulis di arsdesain.com, referensi bersama seputar arsitektur dan desain.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: