Kepala Tukang Bangunan Yang Sukses

Kepala Tukang Bangunan

Saya punya teman baik seorang pemborong interior sukses yang memulai karirnya sebagai kenet, tukang bangunan, kemudian menjadi kepala tukang bangunan dan seterusnya. Bagi Anda yang mau seperti beliau, baca tuntas artikel ini. Semoga dapat membawa manfaat.

BACA JUGA :

Rumah Kontainer Tahan Gempa Solusi Perumahan di Indonesia

Hotel berbahan dasar tiga buah Container

Fahami Hal Mendasar Ini Jika Mau Banyak Pelanggan Setia.

Ide-ide desain rumah minimalis

Kumpulan foto-foto Arsitektur peninggalan masa kolonial di Indonesia

Tugas kepala tukang bangunan

Kepala Tukang Bangunan Yang Sukses

Anda yang saat ini berprofesi sebagai tukang bangunan, bersiap-siaplah meraih kesuksesan dengan syarat :

  • Tetapkan tujuan (Goals) Anda,
  • Rencanakan yang jelas cara mencapai tujuan Anda tersebut,
  • Laksanakan (Action) dengan kejujuran, profesionalisme,
  • Jaga hubungan baik dengan semua elemen tim proyek di lapangan.

Perlu diketahui, sudah lazim karir seorang pemborong sukses banyak dimulai dari profesi tukang bangunan.

Berikut uraian Tugas Kepala Tukang Bangunan:

  • memimpin para tukang bangunan agar bisa memahami dan bekerja sesuai dengan arahan pelaksana atau pemilik bangunan.
  • Sebagai tempat penitipan gaji tukang secara keseluruhan untuk kemudian membagikanya kembali kepada para tukang sesuai dengan pendapatan masing-masing.
  • Merupakan tukang senior yang telah ahli dibidangnya jadi bisa menjadi tempat bertanya dan belajar bagi tukang dengan kemampuan dibawahnya, apabila kepala tukang tidak bisa menjawab maka dapat disampaikan kepada pelaksana untuk diberikan penjelasan.
  • Memberikan contoh bagaimana cara mengerjakan suatu pekerjaan yang baik dan cepat.
  • Melaporkan kepada pelaksana mengenai kesulitan atau kendala dalam pelaksanaan untuk diberikan jalan keluar.
  • Memegang keuangan harian untuk operasional tukang seperti uang makan, pembelian minuman, dan lainya sesuai dengan kebijakan manajemen kontraktor.
  • Memberitahukan daftar alat yang dibutuhkan oleh tukang dalam melaksanakan pekerjaan.

Pada proyek skala kecil seringkali keberadaan kepala tukang bangunan ditiadakan karena jumlah tukang yang sedikit justru akan lebih baik jika dikelola secara langsung oleh pelaksana atau pemilik bangunan.

“Kepala tukang yang rajin belajar dan disiplin dalam bekerja maka mempunyai nilai lebih yang sangat berguna untuk diri sendiri maupun tim yang dipimpinya, karena bisa jadi suatu saat berdiri sendiri menjadi mandor atau pemborong dengan memulai karir dari borongan upah tenaga selanjutnya ditambah borong material.”

Kenet

Untuk mendukung sukses kerja, seorang tukang membutuhkan kenet yang andal terampil, cepat gesit di bawah pengawasan seorang tukang, bukan kenet yang mengawasi kerja tukang.

Janganlah sampai di lapangan, kenet di jadikan tukang sehingga menimbulkan resiko terhadap kwalitas dan kwantitas bangunan tanpa pengawasan dan binaan dari tukang.

“kenet bangunan (non teknis ) yang tidak patuh terhadap tukang ( pembangkang ) harus di keluarkan karena dapat menganggu kinerja tukang itu sendiri.dan tukang harus mencari kan kenet yang baru.”

Agar tidak menjadi beban kerja tukang karena akan berdampak kepada psikologis tukang itu sendiri.

Saran bagi Tukang bangunan

  • Bagi semua bapak-bapak yang bekerja sebagai tukang diseluruh indonesia agar selalu semangat dalam bekerja, profesi sebagai tukang adalah suatu pekerjaan mulia karena kita tahu bahwa pekerjaan terbaik adalah yang dilakukan dengan tenaga sendiri.
  • Kendalikan keinginan untuk hidup dalam kekayaan atau rasa ingin dipandang hormat oleh masyarakat atau orang lain karena hal ini dapat mengganggu ekonomi keluarga akibat membeli atau menginginkan barang-barang yang sebenarnya hanya bersifat kurang penting, letak kekayaan adalah bagaimana kita mampu mensyukuri apa yang dimiliki sedangkan letak kehormatan adalah ketika kita mampu menghormati dan bermanfaat bagi orang lain.
  • Kehidupan adalah saat ini, dalam kondisi begini dan disini, jadi mengharapkan suatu kondisi yang dianggap nyaman hanyalah akan menyakiti diri sendiri.
  • Tetap berusaha mencari sumber penghasilan lain untuk memperkuat ekonomi keluarga.
  • Ingat kehidupan ini adalah waktunya untuk berkarya dan beramal sebanyak-banyak agar bisa mengunduh buahnya dikehidupan yang indah kelak.
  • Hidup sederhana itu nikmat karena orang kaya itu terkadang iri melihat kehidupan tukang bangunan yang masih punya kesempatan untuk bercengkrama bersama keluarga dengan waktu luang cukup atau masih bisa tidur siang jadi nikmatilah kehidupan ini maka bahagia.

“Pekerjaan yang tidak rapi, asal asalan, boros bahan bahan material, lambat, kotor dan jorok adalah bahaya laten dalam menurunnya kwalitas dan kwantitas hasil pekerjaan sebuah bangunan, dan harus di singkirkan di ibaratkan seperti kurab yang tumbuh dipantat.”

Jadi selamat bertugas bagi seluruh kepala tukang bangunan yang ada di Indonesia maupun dunia.

Sumber: berbagai sumber

Foto: Google.com/image

Desvi

Penulis: Desvi

Landscape Architect, sempat merasakan berkarir di Perbankan, kemudian menjadi Freelancer. Senang bisa berbagi di arsdesain.com.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.